"Pengenalan Bahasa Basic"
BASIC
adalah bahasa pemrograman yang terstruktur. Selain itu bahasa ini mendukung
teknik pemrograman modular atau prosedural yang ditandai dengan tersedianya
fasilitas untuk membuat suatu prosedur atau sub program. Struktur program BASIC
diawali dengan bagian pendeklarasian variabel, kemudian bagian tubuh program
tempat meletakkan statement atau instruksi-intruksi untuk sebuah program dan
diakhiri oleh statement END. Statement END tidak harus berada di akhir baris
program, fungsinya adalah untuk mengakhiri program dan kembali ke sistem
operasi. Untuk pembuatan prosedur atau sub program pada QBASIC ditulis pada
jendela terpisah dari modul utama QBASIC secara otomatis akan menciptakan
jendela tersendiri saat pendefinisian prosedur dengan statement SUB dan
dipanggil dari modul utama. Nomor baris boleh tidak ditulis dalam QBASIC
kecuali untuk lompatan alur program.
Variabel
Variabel adalah nama penyimpanan data di memori komputer
yang digunakan selama eksekusi program dan nilainya datanya bisa
berubah-rubah.Dibandingkan dengan type data yang terdapat pada bahasa basic,
type data yang disediakan pada Visual Basic lebih banyak, seperti: type
Currency, Decimal, Object, dan Variant.. Variant merupakan type variabel yang
istimewa, karena dapat berubah dari satu type ke type yang lain, sesuai dengan
evaluasi ekspresi oleh Visual Basic. Ketepatan pemilihan type variabel akan
sangat menentukan pemakaian resources oleh aplikasi yang dihasilkan, adalah
tugas programmer untuk memilih type yang sesuai untuk menghasilkan program yang
efisien dan berperfomance tinggi. Nama variabel sebaiknya disesuaikan dengan
nilai yang disimpan ke dalamnya, tetapi ada aturan dalam pembuatan nama
variabel, yaitu :
1. Dimulai dengan huruf, setelahnya baru diperbolehkan
diikuti angka
2. Jumlah karakter tidak boleh lebih dari 255 karakter
3. Tidak boleh disisipi dengan karakter-karakter tertentu,
seperti karakter . , ? | \ / ” ( ) { } ! @ # $ % ^ & *
Variabel terdiri atas beberapa jenis. Setiap jenis variabel
memiliki nilai rentang yang diperbolehkan, selain itu pemilihan jenis variabel
dan jumlah variabel akan berpengaruh terhadap jumlah kebutuhan memory komputer
(RAM), berikut jenis variabel yang digunakan dalam Visual Basic :
1.Boolean : menampung nilai biner, True atau False
2.Byte : Menampung nilai bulat kecil antara 0-256
3.Integer : Menampung nilai bulat antara -32768 s/d 32768
(15 bit)
4.Long : Menampung nilai bulat dengan bit yang panjang (31
bit)
5.Single : Menampung nilai pecahan dari 10-38 sampai dengan
1038 pada bagian positif, dan -10-38 sampai dengan -1038 pada bagian negatif.
6.Double : Menampung nilai pecahan dari 10-108 sampai dengan
10108 pada bagian positif, dan -10-108 sampai dengan -10108 pada bagian
negatif.
7.String : Menampung nilai non numerik atau string, misalkan
untuk menyimpan alamat. Variabel ini tidak bisa dioperasikan secara aritmatika.
Untuk mendeklarasikan suatu variabel yang bukan jenis
variant harus menggunakan perintah Private, Dim, Public, atau Static. Private
Digunakan membuat variabel lokal, hanya dapat diakses dalam prosedur atau modul
dimana ia dideklarasikan.
Contoh Private hari as Date
Dim Digunakan untuk mendaftarkan variabel tipe tertentu
Contoh : Dim i as integer
Public Digunakan agar variabel tersebut dapat diakes dari
prosedur lain
Contoh : Public i as long
Static Digunakan agar isi datanya tidak tetap ada di memory
setiap kali digunakan. Contoh : Static i as Integer
Ekspresi
Ekspresi adalah suatu cara penulisan untuk memberikan atau
memasukkan nilai kedalam variabel. Di dalam Visual Basic ekspresi menggunakan
tanda sama dengan (=). Dengan aturan sebelah kiri adalah variabel penampung
(hasil) dan sebelah kanan adalah nilai yang dimasukkan ke variabel.
Variabel = Nilai Sebagai contoh untuk memasukkan nilai 5 ke
dalam variabel a dapat dilakukan dengan a=8. Atau memasukkan nama ‘widya’ ke
dalam variabel nama dapat dituliskan dengan nama=”Budi” (Pada tipe data string,
penulisan diberi tanda petik dua). Atau untuk memasukkan nilai keputusan benar
dapat dituliskan dengan keputusan=True, Pada tipe data boolean nilainya hanya
True dan False. Sehingga dapat dikatakan bahwa cara memasukkan nilai ini sangat
tergantung dari jenis nilai apakah itu boolean, numerik, string atau date.
Sedangkan format bilangan dan tanggal secara default menggunakan format yang
ada pada sistem operasi, meskipun tidak menutup kemungkinan diubah menggunakan
format tersendiri.
Ekspresi merupakan suatu proses yang bersifat sequential,
yang artinya bahwa proses dilakukan dari baris paling atas sampai baris terakhir.
Sebagai contoh bila dituliskan:
a=10 a=5 Maka artinya pada baris pertama a bernilai 10, dan
pada baris kedua a bernilai 5,`sehingga nilai 10 diganti dengan nilai 5.
Sehingga hasilnya a bernilai 5.
Ekspresi bukan hanya seperti diatas, tetapi dapat juga
merupakan penulisan suatu formula dengan melibatkan variabel-variabel yang
sudah ada sebelumnya.
Contoh 1:
a=5
b=10
c=a+b
Hasilnnya variabel a bernilai 5, b bernilai 10 dan c
bernilai 15 sebagai hasil dari
a+b=5+10=15.
Ekspresi dapat digunakan untuk melakukan “counting” yaitu
perhitungan penjumlahan secara terus menerus terhadapa suatu variabel
Contoh 2:
a=5
a=a+2
Pada baris pertama a bernilai 5, pada baris kedua a bernilai
7, karena a yang sebelumnya bernilai 5 ditambah dengan 2 sehingga nilai akhir a
bernilai 7.
Contoh 3:
jumlah=0
jumlah=jumlah+5
jumlah=jumlah-3
jumlah=jumlah+2
Pada baris pertama variabel jumlah bernilai 0, pada baris
kedua variabel jumlah bernilai 5, pada baris ketiga variabel jumlah bernilai 2
dan pada baris keempat variabel jumlah bernilai 4.